Langsung ke konten utama

Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV)

NAMA  : MAYLANO DIMAS S.P

KELAS : X MIPA 1

ABSEN : 16 


PENGERTIAN SlSTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL (SPLTV)


  Sistem persamaan linear tiga variabel adalah sistem persamaan yang terdiri dari tiga persamaan dimana masing-masing persamaan memiliki tiga variabel. Contoh SPLTV dengan variabel xy dan z


Bentuk Umum Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) 

Bentuk umum dari Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) ialah: 


Dengan a_1, b_1, c_1, d_1, a_2, b_2, c_2, d_2, a_3, b_3, c_3, d_3 adalah bilangan real.

Keterangan:
a_1, a_2, a_3 adalah koefisien dari x
b_1, b_2, b_3 adalah koefisien dari y
c_1, c_2, c_3 adalah koefisien dari z
d_1, d_2, d_3 adalah konstanta
x, y, z adalah variabel (peubah)

Ciri -Ciri Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV)

Sebuah persamaan disebut sebagai sistem persamaan linear tiga variabel jika persamaan tersebut mempunyai karakteristik seperti berikut ini:

  • Memakai relasi tanda sama dengan (=)
  • Mempunyai tiga variabel
  • Ketiga variabel tersebut mempunyai derajat satu (berpangkat satu)

Penyelesaian Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV)

Himpunan penyelesaian dari sebuah Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) dapat dicari dengan menggunakan beberapa metode, diantaranya:

 1. Metode eliminasi

 Langkah-langkah penyelesaian menggunakan metode eliminasi adalah sebagai berikut :
  • Amati ketiga persamaan pada SPLTV. Jika ada dua persamaan yang nilai koefisiennya sama pada variabel yang sama, kurangkan atau jumlahkan kedua persamaan agar variabel tersebut berkoefisien 0.
  • Jika tidak ada variabel berkoefisien sama, kalikan kedua persamaan dengan bilangan yang membuat koefisien suatu variabel pada kedua persamaan sama. Kurangkan atau jumlahkan kedua persamaan agar variabel tersebut berkoefisien 0.
  • Ulangi langkah 2 untuk pasangan persamaan lain. Variabel yang dihilangkan pada langkah ini harus sama dengan variabel yang dihilangkan pada langkah 2.
  • Setelah diperoleh dua persamaan baru pada langkah sebelumnya, tentukan himpunan penyelesaian kedua persamaan menggunakan metode penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV).
  • Substitusikan nilai dua variabel yang diperoleh pada langkah ke-4 pada salah satu persamaan SPLTV sehingga diperoleh nilai variabel ketiga.

Kita akan coba menggunakan metode eliminasi pada soal berikut. Tentukan himpunan penyelesaian SPLTV-nya!

2x + 3y – z = 20 … (1)

3x + 2y + z = 20 … (2)

X + 4y + 2z = 15 … (3)

SPLTV dapat ditentukan himpunan penyelesaiannya dengan mengeliminasi variabel z. Pertama, jumlahkan persamaan (1) dan (2) sehingga diperoleh:

2x + 3y – z = 20

3x + 2y + z = 20 +

5x + 5y       = 40

x + y           = 8 … (4)

Kemudian, kalikan 2 pada persamaan (2) dan kalikan 1 pada persamaan (1) sehingga diperoleh:

3x + 2y + z = 20  |x2         6x + 4y + 2z = 40

x + 4y + 2z = 15  |x1           x + 4y + 2z = 15 

5x              = 25

x                = 5

Setelah mengetahui nilai x, substitusikan ke persamaan (4) sebagai berikut.

x + y = 8

5 + y = 8

y = 3

Substitusikan nilai x dan y pada persamaan (2) sebagai berikut.

3x + 2y + z = 20

3(5) + 2 (3) + z = 20

15 + 6 + z = 20

z = -1

Sehingga diperoleh himpunan penyelesaian SPLTV (x, y, z) adalah (5, 3, -1).

2. Metode Substitusi

Langkah-langkah penyelesaian menggunakan metode eliminasi adalah sebagai berikut :

  •  Pilihlah salah satu persamaan yang paling sederhana, lalu nyatakan x sebagai fungsi y dan z, atau y sebagai fungsi x dan z, atau z sebagai fungsi x dan y.
  •  Subtitusikan x atau y atau z yang kita dapatkan di tahap pertama ke dalam dua persamaan yang lainnya. Sehingga akan kita peroleh sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV).

Contoh Soal Metode Substitusi

1.  x  2y + z = 6
    3x + y  2z = 4
    7x  6y  z = 10

    Jawab:

Langkan pertama adalah menentukan terlebih dahulu persamaan yang paling sederhana.

Dari ketiga persamaan tersebut, persamaan pertama adalah yang paling sederhana. Dari persamaan pertama, nyatakan variabel x sebagai fungsi y dan z seperti berikut ini:

 x  2y + z = 6

 x = 2y  z + 6

Subtitusikan variabel atau peubah x ke dalam persamaan kedua

 3x + y  2z = 4

 3(2y  z + 6) + y  2z = 4

 6y  3z + 18 + y  2z = 4

 7y  5z + 18 = 4

 7y  5z = 4  18

 7y  5z = 14 …………… Pers. (1)

Subtitusikan variabel x ke dalam persamaan ketiga

 7x  6y  z = 10

 7(2y  z + 6)  6y  z = 10

 14y  7z + 42  6y  z = 10

 8y  8z + 42 = 10

 8y  8z = 10  42

 8y  8z = 32

 y  z = 4 ……………… Pers. (2)

Persamaan (1) dan (2) membentuk SPLDV y serta z:

7y  5z = 14
 z = 4

Kemudian menyelesaikan SPLDV di atas dengan menggunakan metode subtitusi. Pilih salah satu persamaan yang paling sederhana. Pada hal ini persamaan kedua merupakan persamaan yang paling sederhana.

Dari persamaan kedua, maka kita dapatkan:

 y  z = 4

 y = z  4

Subtitusikan peubah y ke dalam persamaan pertama

 7y  5z = 14

 7(z  4)  5z = 14

 7z  28  5z = 14

 2z = 14 + 28

 2z = 14

 z = 14/2

 z = 7

Subtitusikan nilai z = 7 ke salah satu SPLDV, sebagai contoh y  z = 4 sehingga akan kita dapatkan:

 y  z = 4

 y  7 = 4

 y = 4 + 7

 y = 3

Lalu, subtitusikan nilai y = 3 dan z = 7 ke salah satu SPLTV, sebagai contoh x  2y + z = 6 sehingga akan kita dapatkan:

 x  2y + z = 6

 x  2(3) + 7 = 6

 x  6 + 7 = 6

 x + 1 = 6

 x = 6  1

 x = 5

Dengan begitu, kita dapatkan x = 5, y = 3 dan z = 7. Sehingga himpunan penyelesaian dari SPLTV soal tersebut yaitu {(5, 3, 7)}.

Supaya memastikan bahwa nilai x, y, dan z yang didapatkan sudah benar, maka kita bisa mengetahuinya dengan cara mensubtitusikan nilai x, y, dan z ke dalam tiga SPLTV di atas. Antara lain:

Persamaan I:

 x  2y + z = 6

 5  2(3) + 7 = 6

 5  6 + 7 = 6

 6 = 6 (benar)

Persamaan II:

 3x + y  2z = 4

 3(5) + 3  2(7) = 4

 15 + 3  14 = 4

 4 = 4 (benar)

Persamaan III:

 7x  6y  z = 10

 7(5)  6(3)  7 = 10

 35  18  7 = 10

 10 = 10 (benar)

3. Metode Determinan Matriks

Contoh Soal :

1. Tentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan linier tiga variable
2x + y + z = 12
x + 2y – z = 3
3x – y +z = 11

    Jawab




Nilai x, y, dan z ditentukan dengan rumus
Jadi, himpunan penyelesaianya adalah {(3, 2, 4)}

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LUAS SEGI-n BERATURAN, JARI-JARI LINGKARAN LUAR DAN LINGKARAN DALAM SEGITIGA, GARIS SINGGUNG PERSEKUTUAN LUAR/DALAM LINGKARAN

NAMA : MAYLANO DIMAS S.P KELAS : X MIPA 1 ABSEN : 15 Lingkaran Dalam Segitiga Sebuah lingkaran berjari-jari r terdapat di dalam segitiga ABC yang panjang sisinya a, b, dan c. Diketahui bahawa setiap sisi segitiga menyinggung lingkaran sehingga terdapat tiga titik singgung. Antara segitiga dan lingkaran tersebut memiliki hubungan antara luas segitiga dan panjang jari-jari lingkaran. Ketiga sisi segitiga yang diketahui dapat digunakan untuk mengetahui besar luas segitiga atau kelilingnya. Dari luas tersebut kemudian dapat digunakan untuk mendapatkan panjag jari-jari lingkaran dalam segitiga. Rumus jari-jari lingkaran dalam segitiga diberikan seperti persamaan di bawah. Lingkaran Luar Segitiga Bentuk berikutnya adalah sebuah lingkaran berjari-jari r yang terdapat di luar segitiga ABC. Diketahui bahawa setiap sisi segitiga menyinggung lingkaran sehingga terdapat 3 titik singgung. Antara segitiga dan lingkaran tersebut memiliki hubungan antara luas segitiga dan panjang jari-jari lingkaran. ...

PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN RASIONAL

MAYLANO DIMAS S.P X MIPA 1 A. Definisi Persamaan Rasional Persamaan rasional adalah persamaan dalam bentuk pecahan yang memuat satu atau lebih variabel pada pembilang atau penyebut. Bentuk umum: . B. Menentukan Penyelesaian Persamaan Rasional Cara menentukan penyelesaian persamaan rasional: Nolkan ruas kanan. Faktorkan pembilang dan penyebut. Tentukan syarat penyelesaian yaitu penyebut tidak sama dengan nol. Tentukan penyelesaian yaitu penyebut sama dengan nol dan memenuhi syarat pada langkah  Tuliskan HP. C. Pertidaksamaan Rasional Pertidaksamaan rasional adalah pertidaksamaan yang variabelnya termuat dalam bentuk pecahan. Bentuk umum: Langkah-langkah umum menyelesaikan pertidaksamaan rasional adalah: Nolkan ruas kanan. Faktorkan pembilang dan penyebut menjadi faktor-faktor linear. Tentukan pembuat nol. Tulis pembuat nol pada garis bilangan. Tentukan daerah-daerah yang dibatasi oleh pembuat nol. Ambil masing-masing satu titik pada setiap daerah dan uji ke pertidaksamaan, dan tulis...